Pondok Ungu Permai Sektor 5 Kembali Terendam Banjir, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat Sampah

BEKASI (detikgp.com) – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak dini hari menyebabkan Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP) Sektor 5, Babelan, kembali ke banjiran, Minggu (18/1/2026) pagi. Ketinggian air bervariasi mulai dari mata kaki hingga sepaha orang dewasa, mengganggu aktivitas warga dan menimbulkan keluhan akan buruknya sistem drainase di kawasan langganan banjir tersebut.

Banjir mulai terjadi sekitar pukul 04.00 WIB setelah hujan turun deras selama kurang lebih tiga jam. Air dengan cepat menggenangi Jalan Pondok Ungu Permai Sektor 5, termasuk area sekitar Marakash dan pertokoan, khusus yang sangat terdampak di Wilayah RW 23,membuat warga mengungsi ke Masjid di lingkungan sekitar kendaraan roda dua dan empat kesulitan melintas. Beberapa pedagang kaki lima terpaksa menutup lapak mereka karena area jualan terendam air cokelat keruh dan hitam.

“Tadi pagi pas kami bangun, sudah banjir. Tingginya selutut orang dewasa tapi pelan-pelan naik,” ujar Hendry, salah satu warga PUP Sektor 5, RW 23  kepada detikgp.com. Sementara itu, warga lain, Ike, menambahkan bahwa banjir ini sering terjadi setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Warga mengeluhkan bahwa banjir ini sering terjadi karena drainase yang tidak optimal dan tersumbat sampah serta sedimen, juga di perparah lagi adanya pengurukan yang awalnya persawahan untuk dijadikan perumahan di sekitar Pondok Ungu sektor 5 sehingga tidak mampu menampung debit air hujan dengan baik. “Ya, di sini suka banjir kalau hujan deras. Ya, semoga saluran, got, dan aliran kali itu dibenahi, biar enggak terjadi terus,” harap warga yang disampaikan ke pada media detikgp.com 

Pemerintah Kabupaten Bekasi telah melakukan normalisasi drainase di kawasan ini untuk mengatasi masalah banjir tahunan. Namun, warga berharap ada perbaikan infrastruktur yang lebih menyeluruh agar banjir tidak terus menjadi momok setiap musim hujan, seperti yang disorot oleh warga dan diberitakan  pada postingan medsos. (Ad)

Editor: Nurul Khairiyah

Bekasi
Comments (0)
Add Comment