Rusia menawarkan Investasi Tenaga Nuklir & Aluminium ke Kalimantan Barat

RUSIA (detikgp.com) – Rusia mengusulkan kerja sama dengan Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia, dalam pengembangan tenaga nuklir, pengolahan aluminium, dan pendidikan selama kunjungan Duta Besar Sergey Tolchenov ke provinsi Indonesia tersebut pada awal Maret 2026.

Diskusi tersebut membahas potensi investasi dalam pembangkit listrik tenaga nuklir dan fasilitas pengolahan aluminium yang didukung oleh cadangan bauksit Kalimantan Barat.

“Tujuan kunjungan kami ke Kalimantan Barat adalah untuk memperkenalkan teknologi konstruksi pembangkit listrik tenaga nuklir yang kami miliki sekaligus menjajaki potensi kerja sama,” kata Tolchenov.

Gubernur Ria Norsan mengatakan pemerintah provinsi telah mengidentifikasi lokasi untuk proyek tersebut.

Untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir, kami telah menyiapkan lokasi di Pulau Semesak di Distrik Bengkayang. Kami memang sedang mencari investor. Jika Rusia bersedia menjadi investor, kami tentu akan menyambutnya,” kata gubernur.

Delegasi Rusia terdiri dari investor dari sektor pertambangan bauksit, pengolahan aluminium, dan energi nuklir. Mereka menyatakan kes readiness untuk mengembangkan pabrik pengolahan aluminium di provinsi tersebut, dengan menyebutkan cadangan bauksit Kalimantan Barat.

Anna Belokoneva, yang mewakili industri nuklir Rusia, juga mengunjungi provinsi tersebut dan mempresentasikan teknologi reaktor mulai dari 100 hingga 1.200 megawatt per unit. Ia mengatakan bahwa reaktor-reaktor tersebut dirancang dengan jaminan keamanan yang terintegrasi.

Tolchenov juga menyoroti kerja sama pendidikan, dengan mencatat bahwa pemerintah Rusia memberikan ratusan beasiswa setiap tahun kepada mahasiswa Indonesia di bidang teknologi dan sosial budaya. (Red)

Editor: Nurul Khairiyah

Anda mungkin juga berminat