BGN Setop Operasional Dapur SPPG Tidak Memenuhi Standar Karena Berdiri Di Dekat Pembuangan Sampah

JAKARTA (detikgp.com) – Sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terungkap berdiri tepat di dekat lahan pembuangan sampah, menyulut pertanyaan publik tentang standar kelayakan lokasi dapur program Makan Bergizi Gratis.

Lokasi SPPG yang dimaksud berada di wilayah Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, tempat terjadinya insiden dugaan keracunan puluhan siswa pada Jumat, 3 April 2026

Dapur SPPG tersebut dikepung oleh tumpukan sampah dan gerobak limbah di sekitar area pintu masuknya

Kondisi lingkungan yang tidak higienis ini berpotensi besar memicu kontaminasi silang terhadap makanan yang diproduksi dan didistribusikan kepada para siswa

Insiden dugaan keracunan terjadi ketika lebih dari 55 siswa dari empat sekolah mengalami gejala sakit perut, diare, dan mual setelah mengonsumsi menu dari SPPG tersebut

Menu yang disajikan saat itu terdiri dari spageti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, serta buah stroberi

Dugaan sementara, makanan tidak lagi segar saat dikonsumsi karena jeda waktu terlalu lama antara proses memasak dan distribusi

Menanggapi kondisi dapur yang belum layak, Badan Gizi Nasional memutuskan menghentikan sementara operasional SPPG Pondok Kelapa untuk waktu yang tidak terbatas

“SPPG Pondok Kelapa kami suspend untuk waktu yang tidak terbatas karena kondisi dapur, termasuk tata letak dan IPAL, masih belum memenuhi standar,” ujar Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang pada Sabtu, 4 April 2026

BGN juga menyampaikan permohonan maaf dan memastikan tanggung jawab penuh terhadap biaya pengobatan para siswa korban keracunan (Ad)

Editor: Nurul Khairiyah

DKI JakartaMBG
Comments (0)
Add Comment