Reses Dewan Helmi, SE Didominasi Persoalan Infrastruktur dan Ketenagakerjaan

KABUPATEN BEKASI (detikgp.com) – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra, Helmi, SE melaksanakan kegiatan serap aspirasi (reses) Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Perumahan Koperindag, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Sabtu (02/05/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan DPRD Kabupaten Bekasi, Taufiqurahman beserta jajaran, serta Perwakilan dari Disbudpora dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Tambun Selatan tersebut, mengakui aspirasi sekarang ini dibuat skala prioritas dan secara bertahap, karena kondisi keuangan di Kabupaten Bekasi yang sedang defisit dan macet.

Dalam kesempatan Reses tersebut, Dewan Helmi juga mengucapkan terimakasih kepada konstituen yang sudah mendukung Partai Gerindra. Dirinya pun meyakini Partai Gerindra di Kecamatan Tambun Selatan semakin berkembang. Dan dirinya ingin aspirasi bisa terealisasi di tahun 2027.

“Saya berharap PAC dan semua Ranting Partai Gerindra bisa terus istiqomah. Saya meminta kader membantu merealisasikan semua aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur,” ungkapnya.

Dalam sesi tanya jawab, konstituen banyak menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan infrastruktur, usulan dibangunnya gedung olahraga, penyerapan tenaga kerja, hingga aspirasi tempat penampungan untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan kaum disabilitas.

Menanggapi aspirasi terkait sulitnya mendapatkan pekerjaan, Dewan Helmi meminta Disnaker untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal bekerja di perusahaan-perusahaan. Dirinya meminta Disnaker meningkatkan soft skill dan hard skill para calon tenaga kerja melalui pelatihan.

“Saya mempunyai kritik kepada Disnaker, karena kurang memprioritaskan tenaga kerja lokal (local wisdom). Setelah calon tenaga kerja ditingkatkan soft skill-nya, kami minta Bupati wajib membuat MoU dengan perusahaan-perusahaan untuk membuka lowongan para tenaga kerja lokal,” terangnya.

Dewan Helmi juga menanggapi aspirasi dari konstituen yang berharap ada tempat penampungan bagi ODGJ dan kaum disabilitas, dirinya pun menegaskan akan berjuang agar segera ada tempat, sehingga tidak ada ODGJ yang berada di jalanan. (zal)

Comments (0)
Add Comment