Tenaga Medis dan Dokter RS Vita Insani Siantar Dinilai Tak Kalah dengan Penang

PEMATANGSIANTAR (detikgp.com) – Kemampuan tenaga medis dan dokter di Indonesia dinilai tidak kalah dengan tenaga kesehatan yang bertugas di berbagai rumah sakit di Penang, Malaysia, yang selama ini menjadi salah satu tujuan utama masyarakat Indonesia untuk berobat.

Meski banyak masyarakat Indonesia memilih berobat ke Penang, sebagian pasien mengaku keputusan tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor pelayanan, kecepatan penanganan, dan proses diagnosis penyakit. Namun, dari sisi kompetensi tenaga medis dan kualitas penanganan, rumah sakit di Indonesia dinilai mampu memberikan layanan yang setara.

Direktur Utama RS Vita Insani Pematangsiantar, dr. Flora Maya Damanik, MARS, FISQua, menegaskan bahwa kemampuan dokter dan tenaga medis Indonesia tidak kalah dibandingkan dengan rumah sakit di Penang.

Menurutnya, berbagai tindakan medis yang selama ini identik dilakukan di luar negeri, seperti penanganan batu ginjal maupun batu empedu, juga dapat dilakukan dengan baik di Indonesia, termasuk di RS Vita Insani.

“Penanganan penyakit batu ginjal dapat dilakukan dengan metode litotripsi atau tanpa sayatan. Sementara batu empedu dapat ditangani dengan metode minimal invasif menggunakan teknologi laparoskopi,” ujar Maya.

Ia mengungkapkan, dirinya sendiri pernah didiagnosis mengalami batu pada kandung kemih. Meski sempat mendapat saran dari keluarga untuk menjalani pengobatan di luar negeri, Maya memilih menjalani tindakan medis di RS Vita Insani.

“Saya memiliki keyakinan terhadap kemampuan dokter dan tenaga medis Indonesia, khususnya di RS Vita Insani. Hasilnya, penanganan berjalan dengan baik,” katanya.

Maya menjelaskan, RS Vita Insani memiliki dua dokter spesialis urologi yang berpengalaman, termasuk salah satu dokter yang juga bertugas di RSUP H. Adam Malik Medan.

Selain memimpin RS Vita Insani, dr. Flora Maya Damanik dikenal aktif dalam pengembangan mutu layanan rumah sakit. Ia merupakan surveior senior di Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), anggota International Society for Quality in Health Care (ISQua), serta aktif mengikuti berbagai pelatihan, sertifikasi, kongres nasional, dan internasional di bidang perumahsakitan.

Berbagai penghargaan dan sertifikasi yang diraih menjadi bagian dari komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Maya berharap masyarakat semakin percaya terhadap layanan kesehatan dalam negeri karena Indonesia memiliki banyak dokter dan tenaga medis yang kompeten serta didukung teknologi medis yang terus berkembang.

“Yang pasti, tenaga medis dan dokter di Indonesia tidak kalah hebat dengan dokter-dokter di Penang,” tegasnya. (Red./Rps)

Editor: Nurul Khairiyah

Pematang SiantarSiantarSumut
Comments (0)
Add Comment