KABUPATEN BEKASI (detikgp.com) – Wilayah Desa Pantai Hurip, Kecamatan Babelan, yang berada di utara Kabupaten Bekasi merupakan daerah agraris yang mempunyai luas pertanian mencapai 70 persen dari total luas wilayah. Hal itu juga yang membuat warga masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian, dengan menjadi petani.
Kondisi geografis Desa Pantai Hurip tersebut, sangat disadari betul oleh Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Desa Pantai Hurip Periode 2026-2034, Kecamatan Babelan, Mustari, yang menjadikan sektor pertanian menjadi program prioritasnya sebagai Bacakades.
Mustari mengatakan, para petani di Desa Pantai Hurip sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah untuk meningkatkan hasil pertaniannya, mulai dari kebutuhan air untuk mengairi sawah, kebutuhan pupuk, hingga hasil pertanian yang bisa dikelola di desa sendiri
“Saat saya mendapat amanah sebagai Sekdes di Desa Pantai Hurip, para petani mengharapkan tersedianya bibit, pupuk dan air, dimana di desa saya ini ada kali yang dinamakan kali mati, karena sudah tidak berfungsi, jadi kalau masuk musim kemarau, maka air asin masuk, karena tidak ada dorongan dari Kali Bekasi,” ungkapnya.
Tidak hanya di sektor pertanian, program prioritas lain dari Mustari adalah di sektor perikanan, dimana dirinya ingin membuat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk memfasilitasi para nelayan untuk menjual hasil tangkapannya.
“Saya juga mempunyai program ekowisata di Desa Pantai Hurip, dimana wisatanya pertanian juga, seperti perkebunan yang ditanami palawija-palawija dan terbuka untuk masyarakat umum. Para pelaku UKM juga bisa berjualan menawarkan produknya di lokasi tersebut, sehingga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat,” terangnya.
Kondisi infrastruktur jalan di Desa Pantai Hurip juga tidak luput dari perhatian Mustari, dirinya pun berkomitmen untuk melakukan perbaikan jalan lingkungan (jaling). Peningkatan kondisi infrastruktur jalan di Desa Pantai Hurip juga akan menjadi percontohan bagi desa yang berada di wilayah utara Kabupaten Bekasi.
“Perbaikan akses jalan juga cukup penting buat para petani, untuk membawa hasil pertaniannya ke pasar. Nah selain akses jalan yang diperbaiki, saya juga mau membuat drainase yang ada di pinggirnya buat sumber air ke pertanian,” paparnya.
Disinggung mengenai topografi di Desa Pantai Hurip, Mustari mengatakan bahwa jumlah hak pilih saat ini kurang lebih sekitar 3.600 jiwa, dengan total jumlah penduduk antara empat sampai lima ribu jiwa. Jumlah penduduk tersebut terbagi kedalam tiga dusun, enam RW dan 12 RT.
Memasuki jadwal pendaftaran Cakades Pantai Hurip, Mustari mengaku setelah hasil musyawarah dengan keluarga dan pendukung, dirinya akan mendaftar di hari Minggu tanggal 02 Agustus 2026. Dengan titik kumpul di kediamannya dan dihantarkan tim pendukung ke lokasi pendaftaran di Kantor Desa Pantai Hurip.
“Sebagai Cakades saya mempunyai tagline muda, cerdas dan peduli, tiga kata yang bisa mewakili pribadi saya,” tandasnya. (zal)
Editor : Dea Ananda