HMI Universitas Bhayangkara Galang Dana untuk Korban Bencana di Nusa Tenggara Timur

Kota Bekasi (detikgp.com) — 

Kepedulian terhadap korban bencana alam di Indonesia kembali ditunjukkan oleh mahasiswa. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Bhayangkara Jakarta Raya menggelar aksi penggalangan dana di persimpangan Jalan Raya Kalimalang, tepatnya di sekitar Pos Lantas Simpang BCP, Kota Bekasi, Rabu (26/8/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya para korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah mahasiswa turun langsung ke jalan untuk mengajak masyarakat ikut berpartisipasi melalui donasi.

Muhammad Zain Al farysi, salah satu anggota HMI Komisariat Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan karena pihaknya menilai bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT masih belum merata.

Penggalangan dana ini terutama untuk saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana di Nusa Tenggara Timur. Kami melihat bantuan dari pemerintah masih belum merata, sehingga kami dari HMI berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk membantu para korban,” ujar Zain.

Menurutnya, aksi tersebut tidak hanya bertujuan mengumpulkan bantuan secara materi, tetapi juga membangun kepedulian dan rasa kemanusiaan masyarakat terhadap sesama warga Indonesia yang sedang menghadapi musibah.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap berbagai bencana yang terjadi di Indonesia. Menurut Muhammad Zain, rasa persatuan sebagai satu bangsa harus diwujudkan melalui empati dan tindakan nyata.

“Kita masih satu bangsa, satu negara, yaitu Indonesia. Jadi bagaimana empati dan rasa kemanusiaan itu bisa terbangun,” katanya.

Muhammad Zain yang juga aktif sebagai relawan kemanusiaan turut menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi penanganan bencana di Indonesia. Ia berharap pemerintah maupun masyarakat dapat semakin meningkatkan perhatian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Sebagai relawan kemanusiaan, saya sangat miris melihat keadaan Indonesia saat ini, apalagi ketika banyak bencana terjadi. Kita harus lebih peduli terhadap kondisi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Terkait penggunaan hasil penggalangan dana, Muhammad Zain menjelaskan bahwa dana yang terkumpul akan disalurkan melalui relawan dari Bekasi yang berada di lokasi terdampak di NTT. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu kebutuhan para korban.

“Kita punya sahabat atau senior yang berada di sana. Ada relawan dari Bekasi yang berangkat ke NTT, sehingga dana yang terkumpul akan kita alokasikan kepada mereka untuk kemudian disebarluaskan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui jaringan relawan yang berada di lapangan agar bantuan dapat diteruskan kepada masyarakat terdampak.

Aksi penggalangan dana ini menjadi salah satu bentuk gerakan mahasiswa dalam merespons kondisi kebencanaan di Indonesia. HMI Universitas Bhayangkara Jakarta Raya berharap kegiatan tersebut dapat menggerakkan lebih banyak masyarakat untuk ikut membantu korban bencana, sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan kemanusiaan. (Dy)

 

Editor : Dea Ananda

BekasiBencana Alam IndonesiaKota BekasiNusa Tenggara Timur
Comments (0)
Add Comment