Ketua MPC Pemuda Pancasila Kab.Bekasi Apresiasi Langkah Plt Bupati Dr. Asep Tertibkan Bangli dan Pasar Cikarang
BEKASI (detikgp.com) – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi, H. Apuk Idris, menyampaikan apresiasi tingginya terhadap kepemimpinan dan ketegangan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Dr. Asep Surya Atmaja, dalam menata daerah, khususnya terkait penertiban bangunan liar (bangli) serta penguraian kemacetan di area Pasar Cikarang.
Menurut Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi tersebut, ketegasan dan keberanian Dr. Asep turun langsung ke lapangan memberikan dampak nyata bagi perbaikan infrastruktur dan ketertiban lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi.
“Sebagai orang Bekasi, saya melihat Dr. Asep ini luar biasa.Pasar Cikarang yang selama ini semrawut, bahkan bikin pengendara sering tersesat ke Cibarusah karena tertutup pedagang, alhamdulillah sekarang bisa terurai dan terlihat rapi,”
“Saya bangga punya pimpinan yang berani,” ujar H. Apuk Idris saat diwawancarai media detikgp.com.Selasa, 4/8/2026
Respons Isu Kinerja dan Kepemimpinan
Menanggapi wacana atau isu yang menyebutkan bahwa keberhasilan penertiban tersebut sepenuhnya hasil arahan pihak luar (KDM/Kang Dedi Mulyadi), H. Apuk meluruskan bahwa eksekusi nyata di lapangan adalah buah kerja keras Dr. Asep dan jajaran Pemkab Bekasi.
“Memang ada instruksi dari KDM, tapi yang kerja siang malam turun ke lapangan kan Dr. Asep. Tanpa keberanian dan gebrakan beliau sebagai orang asli Bekasi yang paham karakter warga, hal ini tidak akan terlaksana. Pendekatan beliau humanis sehingga masyarakat mau mengerti,” tegasnya.
H. Apuk menilai kinerja Dr. Asep relatif cepat dan progresif meskipun memiliki batasan kewenangan serta anggaran sebagai pejabat pelaksana tugas.
Selain penertiban bangli dan Pasar Cikarang, program normalisasi saluran air, pembersihan sampah, dan pengerukan lumpur juga dinilai berhasil menekan potensi banjir di Bekasi
Pesan dan Harapan untuk Kepemimpinan Masa Depan
H. Apuk Idris optimistis bahwa kepemimpinan Dr. Asep memiliki keabsahan dan kelayakan untuk berlanjut menjadi bupati definitif.
Namun, sebagai tokoh masyarakat, ia menitipkan pesan penting bagi tata kelola pemerintahan ke depan.
“Harapan saya, jangan pernah melupakan para tokoh masyarakat dan alim ulama. Rangkul mereka secara rutin, minimal sebulan sekali. Minta pendapat dan doanya agar daerah ini selalu aman dan dilindungi,” tutup H. Apuk Idris. (Ad)
Editor : Dea Ananda