KABUPATEN BEKASI (detikgp.com) – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Golkar, Marico, S.E., M.M menghelat serap aspirasi (reses) Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Jet Kopi Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Rabu (29/4/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Tambun Selatan, Sopian Hadi; Staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, serta perwakilan Disbudpora, Disnaker dan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutannya, Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Tambun Selatan tersebut, menyampaikan ucapan duka cita atas musibah kecelakaan antara kereta api Commuter Line dengan Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi, beberapa hari yang lalu.
“Kabupaten Bekasi juga terjadi musibah, karena Kepala Daerah tersangkut masalah hukum, sehingga hal itu berdampak terhadap kondisi tata pemerintahan. Mudah-mudahan Plt Bupati Bekasi pelan-pelan bisa memulihkan kembali situasi yang agak runyam ini,” ungkapnya.
Dirinya pun menyoroti kebijakan pengurangan anggaran (efisiensi) yang imbasnya terjadi juga di daerah, sehingga pembangunan berjalan dengan lambat karena berkurangnya anggaran.
“Pemerintah Pusat juga memang sedang menjalankan Program MBG dan yang lain. Ditambah kondisi ekonomi global yang sedang tidak baik-baik saja. Dan nilai tukar rupiah terhadap dollar yang semakin anjlok, tentunya kita berharap kondisi ini bisa cepat selesai,” paparnya.
Di tempat yang sama, Camat Tambun Selatan, Sopian Hadi, berharap Dewan Marico bisa mengawal tindaklanjut pasca penertiban bangunan liar (bangli) yang berada di sepanjang kalibaru, sehingga di sepanjang lokasi kalibaru tersebut tidak lagi berdiri bangunan baru.
“Saya juga berharap di wilayah Kecamatan Tambun Selatan ini dibuat jogging track, sebagai sarana olahraga bagi masyarakat. Saya berharap pak Dewan Marico bisa mendorong hal tersebut. Untuk di Perumahan Grand Wisata sendiri sudah ada sarana lapangan futsal dan kolam renang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya pun menyampaikan bahwa saat ini sudah dibuka pendaftaran Calon Anggota BPD di setiap desa di Kecamatan Tambun Selatan. Dirinya meminta agar proses seleksi dilakukan secara transparan dan terbuka.
“Kedepan juga akan ada Pilkades di setiap desa. Kalau ada Calon Kepala Desa yag lebih dari lima calon, maka akan dilakukan seleksi oleh dinas terkait. Jika ada calon tunggal maka pendaftaran akan diperpanjang sampai tiga kali,” terangnya.
Sementara perwakilan Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, Hisamulloh, berharap kegiatan Reses kali imi bisa terlaksana dengam baik. Setiap peserta Reses bisa menyampaikan aspirasinya kepada Anggota DPRD untuk ditindaklanjuti ke lembaga eksekutif.
“Kegiatan Reses harus berjalan tertib, teratur dan kondusif. Momen ini menjadi kesempatan peserta untuk menyampaikan semua aspirasi dan usulannya. Kalau memang semuanya tidak bisa disampaikan secara lisan, maka bisa dibuat secara tertulis di lembar aspirasi,” tandasnya. (zal)