KABUPATEN BEKASI (detikgp.com) – Dalam rangka menyambut HUT RI yang ke-81 tahun, DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Bekasi resmi membuka Turnamen Domino Cup tahun 2026 yang dilaksanakan di Rumah Sakit Cahaya Media, Desa Jejalenjaya, Kecamatan Tambun Utara, Rabu (22/07/2026) malam.
Kegiatan turnamen akan dilaksanakan dari tanggal 22 Juli 2026 sampai 22 Agustus 2026, dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi antar warga minang, dengan jumlah peserta turnamen antara 300 sampai 400 pasang.
Ketua DPD IKM Kabupaten Bekasi, dr. Desmon Roza mengatakan, masyarakat sangat antusias mengikuti turnamen ini, karena selama ini warga minang banyak yang bermain domino di setiap warung-warung atau tempat keramaian, karena sudah menjadi olahraga yang menjadi budaya bagi warga minang.
“Pesertanya ini berasal dari Jabodetabek ya, dari Jakarta juga sudah banyak yang daftar. Domino ini juga sudah masuk KOI (Komite Olahraga Indonesia) ya, sebagai sarana melatih berfikir, kesabaran dan strategi,” ungkapnya kepada para awak media.
Dikatakan dr. Desmon, kegiatan Turnamen Domino Cup tahun 2026 ini baru pertama kali dilaksanakan dan resmi dibuka oleh Kepala Desa (Kades) Jejalenjaya, Kumpul. Dan dirinya berterimakasih atas dukungan dari Pemerintahan Desa (Pemdes) Jejalenjaya dan warga masyarakat sekitar.
“Turnamen ini terbuka untuk umum, buat siapa saja, bukan saja warga minang, yang membuka hobi bermain domino, marilah kita bersilaturahmi dalam kegiatan turnamen ini. Dan kedepannya kita akan menjadikan turnamen domino ini menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya,” paparnya.
“Turnamen ini akan berlangsung selama satu bulan, dari jam 8 sampai jam 11 malam. Dengan menyiapkan hadiah buat juara pertama sampai juara empat,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kades Jejalenjaya, Kumpul, menyatakan dukungan dan supportnya dengan dibukanya Turnamen Domino Cup tahun 2026 ini. Apalagi di wilayah Desa Jejalenjaya ini turnamen domino ini belum ada yang melaksanakan.
“Saya berharap kegiatan menyambut HUT RI yang ke-81 tahun di wilayah Desa Jejalenjaya, bisa dilaksanakan semeriah mungkin, untuk mengenang jasa pejuang dan relawan yang telah mengorbankan jiwa raganya untuk Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan minimal memasang bendera atau umbul-umbul,” paparnya.
Kades Kumpul juga berharap para peserta tidak melihat besar dan kecilnya hadiah dalam turnamen ini, tetapi lebih menjaga hubungan kebersamaan. Dan dirinya meminta Ketua RW dan RT untuk ikut mengawal kegiatan turnamen domino ini.
“Saya berharap para peserta bisa menjaga sportifitas selama turnamen ini berlangsung, karena tujuan dari kegiatan ini adalah menjaga silaturahmi dan kebersamaan,” tandasnya. (red)
Editor: Nurul Khairiyah