KABUPATEN BEKASI (detikgarudaperkasa.com) – Memasuki musim penghujan yang melanda wilayah Kabupaten Bekasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi mengimbau warga masyarakat untuk menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), agar terhindar dari penyakit pasca banjir.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bekasi, dr. Arief Kurnia., M.A.R.S mengatakan, memasuki penghujan ini, setiap puskesmas sudah membentuk posko untuk melayani dan mendekatkan diri ke masyarakat, khususnya bagi yang terkena dampak banjir.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang terkena dampak banjir, untuk selalu menjaga kesehatannya, memeriksakan diri ke posko-posko kesehatan baik yang ada di puskesmas maupun posko pengungsian masyarakat, dan menjaga kebersihan rumah pasca banjir,” ungkapnya.
Ditemui awak media di ruangannya, pasca banjir ini, warga masyarakat banyak yang mengeluhkan sakit batuk pilek dan penyakit kulit, sehingga diharapkan masyarakat agar selalu menjaga kesehatannya, tidak berendam di air banjir dan menjaga kebersihan kulitnya.
“Untuk saat ini belum ada informasi masyarakat yang terkena DBD (Demam Berdarah Dengue,red) ya, karena biasanya DBD itu banyak di musim pancaroba, kalau sekarang ini karena masih musim hujan ya, jadi kemungkinan besar belum banyak untuk penyakit DBD,” paparnya.
Untuk mencegah terjadinya penyakit DBD, dr. Arief mengimbau masyarakat untuk selalu membersihkan tempat-tempat air, dengan dikuras dan ditutup, mengubur tempat-tempat air yang tidak dipakai, sehingga nyamuk DBD tidak bisa bertelur dan berkembang biak.
“Jika memang di wilayah ada terdapat kasus DBD, kami minta masyarakat untuk segera melaporkannya ke puskesmas terdekat untuk dilakukan fogging (pengasapan) terbatas di tempat yang terdapat kasus DBD tersebut,” himbaunya.
Diakui dr. Arief, memasuki musim penghujan sekarang ini, Rumah Sakit (RS) banyak menerima pasien yang terganggu kesehatannya, tetapi selama ini masih bisa tertanggulangi oleh pihak Rumah Sakit dan bukan kategori penyakit berbahaya. (zal)