Wawali Harris Bobihoe : Bumi Patriot Bertransformasi Menjadi Kota Metropolis Modern Dan Terkoneksi

KOTABEKASI (detikgp.com) – Bumi patriot bertransformasi menjadi kota metropolis, Kota Bekasi memasuki fase percepatan yang sangat signifikan, dinamika pembangunan yang begitu cepat berubah yang tadinya kawasan penyangga menjadi kota metropolis modern.

Transformasi ini tidak hanya terlihat dari peningkatan kualitas infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya pusat-pusat aktivitas baru yang memperkuat posisi Bekasi sebagai kota masa depan. Di antara berbagai kota sekitar Jakarta yang mengusung diri sebagai kota satelit, Bekasi muncul sebagai yang paling progresif dan kuat. Kehadiran fasilitas komersial berskala besar, pusat gaya hidup, institusi pendidikan unggulan, hingga layanan kesehatan modern menjadi indikator kuat bahwa Bekasi memiliki daya tarik yang terus meningkat sebagai destinasi hunian dan investasi.

Tentu dengan semakin berkembangnya Kota Bekasi terus menghadirkan berbagai fasilitas menunjang bagi masyarakatnya. Siang ini, Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe hadir mendampingi Menko Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono beserta Wamenhub Suntana melakukan prosesi Ground Breaking pembangunan Stasiun Kereta Api Extension Bekasi, yang diinisiasi oleh Summarecon bersama PT KAI. Proyek ini bukan sekadar menambah stasiun, tapi menjadi langkah awal menuju konsep Transit Oriented Development (TOD) di Kota Bekasi yang terhubung langsung dengan jalur KRL. Artinya, mobilitas makin efisien, akses makin mudah, dan gaya hidup urban makin terasa.

Wawali Harris Bobihoe mengapresiasi hadirnya TOD, yang menjadi salah satu faktor utama yang mendorong transformasi Bekasi terkonektivitas. Modernisasi transportasi publik, seperti penguatan layanan KRL Commuter Line dan LRT, jaringan jalan tol, serta integrasi antarmoda, mengubah pola mobilitas masyarakat.

“Akses yang semakin mudah membuat Bekasi tidak lagi dipersepsikan sebagai sekadar lokasi “tinggal, lalu bekerja di Jakarta”. Kota ini juga berkontribusi sebagai kota tujuan untuk menetap dan beraktivitas. Bumi Patriot saat ini telah bertranformasi menjadi kota metropolis modern dan terkoneksi,”ujar Wawali Harris Bobihoe

Konsep Transit Oriented Development (TOD) menjadi salah satu pendekatan yang dinilai relevan dalam menjawab tantangan urbanisasi tersebut.

TOD sendiri mengintegrasikan hunian, khususnya hunian vertikal, area komersial, ruang publik, dan transportasi massal dalam satu kawasan yang mudah dijangkau. Pendekatan ini mendorong efisiensi mobilitas, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, sekaligus mendukung pengurangan emisi dan kemacetan. (Ad)

 

 

Editor : Dea Ananda

BekasiJabodetabek
Comments (0)
Add Comment