Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Kembali Penanganan Pasien Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Etaham

TANAH KARO (detikgp.com) – Pemerintah Kabupaten Karo bergerak cepat dan sigap dalam menangani kejadian dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah peserta didik di wilayah Karo.

Bupati Karo bersama Wakil Bupati Karo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi pada Jumat (14/08/2026).

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karo, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan penanganan medis seluruh korban berjalan secara optimal dan maksimal.

Dalam peninjauannya, Bupati Karo menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam serta menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan para siswa adalah prioritas utama pemerintah daerah. Seluruh pembiayaan dan penanganan medis dipastikan tertangani dengan baik oleh pihak fasilitas kesehatan.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh anak-anak kita mendapatkan perawatan medis yang terbaik dan intensif. Pemerintah Kabupaten Karo bersama Forkopimda dan tim medis terus berkoordinasi 24 jam untuk memantau perkembangan kesehatan para korban,” tegas Bupati Karo di sela-sela peninjauan.

Korban diduga keracunan dirawat di berbagai rumah sakit, diantaranya Rmah sakit (RS) Eva rina, RSUD Kabanjahe, RS Bina Kasih Medan dan RS lainnya.

TOTAL PASIEN: 354 Orang
Rawat Inap,
Ringkasan Data:
Total peserta didik terdampak: 354 orang, total pasien rawat inap: 110 orang, sementara yang sudah dipulangkan (kondisi membaik): 242 orang

Total pasien rujukan: 2 orang, yaitu:

– RS Bina Kasih Medan: a.n. Inka Kristi Br Ginting (Indikasi/Riwayat Epilepsi)

– RS Haji Medan: a.n. Krismas Dayanti Br Sihite (Sakit perut dan mual)

Pemerintah Kabupaten Karo bersama pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan saat ini juga tengah mengawal proses investigasi laboratorium terhadap sampel makanan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya gangguan kesehatan massal ini.

Pemkab Karo mengimbau kepada masyarakat dan para orang tua siswa untuk tetap tenang serta mempercayakan proses penanganan dan investigasi sepenuhnya kepada pihak berwenang. Informasi perkembangan kondisi pasien akan terus diperbarui secara berkala secara transparan. (Red./Rps)

Editor: Nurul Khairiyah

Anda mungkin juga berminat