235 Siswa SMK N 1 Pematangsiantar Bebas SPP, Kepala Sekolah: Kami Ikuti Aturan

PEMATANGSIANTAR (detikgp.com) – Sebanyak 235 siswa SMK Negeri 1 Jalan Bali, Kota Pematangsiantar, tidak dipungut biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau gratis. Kebijakan ini diberikan kepada siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan tercatat sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) serta Pemegang Kartu Keluarga Harapan (PKH).

Kepala SMK N 1 Pematangsiantar, Lahat Viktor Sihar Sinaga, menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya memiliki total jumlah siswa kurang lebih 1.200 orang. Dari jumlah tersebut, 235 siswa dibebaskan dari kewajiban membayar SPP.

“Yang tidak dipungut bayaran SPP adalah peserta penerima dana PIP, termasuk yang orangtuanya penerima Kartu PKH. Kemungkinan jumlah siswa yang tidak berbayar akan terus bertambah,” ujar Lahat, Selasa (18/5/2026).

Meskipun pemerintah pusat masih memberlakukan istilah SPP di jenjang SMA dan SMK sederajat, serta menyiapkan anggaran bantuan bagi siswa tidak mampu melalui PIP, praktik pungutan SPP di wilayah VI Siantar Simalungun, Provinsi Sumatra Utara, hingga saat ini masih berlangsung.

Lahat Viktor Sihar Sinaga yang menjabat sebagai kepala sekolah sejak 2026 menegaskan bahwa pihaknya selalu mengikuti aturan yang berlaku. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu, kualitas, dan kedisiplinan di lingkungan sekolah.

“Saya dan para staf serta tenaga yang bertugas di sekolah akan berupaya meningkatkan mutu serta kualitas dan disiplin di sekolah ini,” tegas Lahat.

SMK N 1 Pematangsiantar berharap ke depannya semakin banyak siswa yang dapat terbebas dari pungutan SPP melalui berbagai program bantuan pemerintah, sehingga pendidikan yang berkualitas dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. (Red./Rps)

Editor: Nurul Khairiyah

Pematang SiantarSiantarSumut
Comments (0)
Add Comment