BEKASI (detikgp.com) – Pendistribusian kartu identitas (ID Card) peliputan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat di Kota Bekasi menuai kritik dari kalangan insan pers. Pasalnya, ID Card yang diperuntukkan bagi wartawan diduga dibagikan kepada sejumlah pihak yang bukan berprofesi sebagai jurnalis.
Persoalan tersebut menjadi sorotan sejumlah media massa lokal di Kota Bekasi yang mempertanyakan transparansi serta tata kelola pendistribusian ID Card resmi peliputan dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Sejumlah wartawan menilai, kartu identitas pers seharusnya diberikan melalui proses verifikasi yang jelas dan sesuai dengan peruntukannya, yakni kepada jurnalis aktif yang menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.
“ Kami sangat menyayangkan sikap panitia. ID Card yang fungsinya memberikan akses peliputan bagi jurnalis justru banyak dipegang oleh oknum yang bukan wartawan. Ini jelas mengganggu kenyamanan dan profesionalitas kerja media di lapangan,” ujar Arifin, salah satu jurnalis yang juga menjabat sebagai Penasihat DPC AWPI Kota Bekasi, saat ditemui di area arena pertandingan.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak sekadar menyangkut pembagian kartu identitas, tetapi juga berkaitan dengan penghormatan terhadap profesi wartawan yang menjalankan tugas peliputan secara profesional dan sesuai dengan kode etik jurnalistik.
Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan awak media yang benar-benar menjalankan tugas jurnalistik. Selain berpotensi menimbulkan kendala akses masuk ke sejumlah venue pertandingan, pendistribusian ID Card yang tidak tepat sasaran juga dinilai dapat merendahkan marwah dan profesionalitas profesi wartawan.
Insan pers di Kota Bekasi mendesak Panitia Besar (PB) Porprov XV Jawa Barat serta panitia lokal Kota Bekasi untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pendistribusian ID Card peliputan.
Mereka meminta panitia memperketat proses verifikasi terhadap penerima kartu identitas pers serta mengambil tindakan tegas berupa penarikan ID Card yang terbukti tidak sesuai dengan peruntukannya.
Langkah tersebut dinilai penting agar pelaksanaan peliputan Porprov XV Jawa Barat dapat berjalan tertib, aman, dan profesional, sekaligus memberikan kepastian akses bagi wartawan yang secara resmi ditugaskan oleh perusahaan media masing-masing.
Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia penyelenggara Porprov XV Jawa Barat di Kota Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan dan dugaan pendistribusian ID Card pers kepada pihak yang bukan wartawan. (Red.)
Editor: Nurul Khairiyah