Wesly Silalahi: Tantangan Pembangunan Semakin Kompleks, Sinergi Eksekutif dan Legislatif Diperlukan

PEMATANGSIANTAR (detikgp.com) – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menegaskan tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara eksekutif dan legislatif guna memastikan program pembangunan berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat memastikan setiap program pembangunan yang direncanakan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujar Wesly.

Hal tersebut disampaikan Wesly dalam Penyampaian Pokok-Pokok Pikiran dan Pembukaan Rapat Paripurna VIII di Gedung Harungguan DPRD Kota Pematangsiantar, Kamis (5/11/2026) siang.

Mengawali sambutannya, Wesly menyampaikan bahwa rapat paripurna tersebut memiliki makna strategis karena membahas pokok-pokok pikiran DPRD Kota Pematangsiantar yang merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses serta mekanisme penyerapan aspirasi lainnya.

Menurutnya, pokok-pokok pikiran DPRD merupakan cerminan kebutuhan nyata masyarakat yang harus menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah, khususnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Wesly menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada DPRD Kota Pematangsiantar atas dedikasi serta komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Ia menilai hal tersebut menunjukkan bahwa fungsi representasi DPRD berjalan dengan baik dalam mendukung pembangunan daerah.

“Sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, pokok-pokok pikiran DPRD menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam proses perencanaan pembangunan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pematangsiantar berkomitmen menindaklanjuti dan mengintegrasikan pokok-pokok pikiran tersebut ke dalam RKPD secara terarah, terukur, dan akuntabel,” ungkap Wesly di hadapan anggota DPRD Kota Pematangsiantar.

Lebih lanjut, Wesly menjelaskan bahwa proses penelaahan pokok-pokok pikiran DPRD akan mempertimbangkan sejumlah aspek. Di antaranya keselarasan dengan prioritas pembangunan daerah, sinkronisasi dengan program dan kegiatan perangkat daerah, kemampuan keuangan daerah, serta dampak dan manfaat bagi masyarakat.

“Dengan ini, kami menerima pokok-pokok pikiran DPRD Kota Pematangsiantar pada Rapat Paripurna VIII ini,” tegasnya.

Rapat paripurna tersebut juga diisi dengan pembacaan laporan hasil reses dari seluruh daerah pemilihan di Kota Pematangsiantar oleh Sekretaris DPRD Charles Yanri Panagian Siregar SSos MSi.

Rapat Paripurna VIII dipimpin Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH. Turut hadir para pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat. (Red./Rps)

 

 

Editor: Nurul Khairiyah

Pematang SiantarSiantarSumut
Comments (0)
Add Comment