Kadis LH Pematangsiantar Mengaku Tak Nyaman, Minta Dipindah Jadi Staf Ahli: “Pindahkan Saja Saya”

SIANTAR (detikgp.com) –  Enam bulan menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Pematangsiantar, Arri Sembimbing justru menyatakan ketidaknyamanannya. Ia mengaku lebih tenang jika dipindahkan ke posisi staf ahli atau asisten.

Bahkan, mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) itu secara blak-blakan meminta agar dirinya dimutasi.

“Terserah mau jadi asisten atau staf ahli,” ujar Arri saat wartawan berkunjung ke kantor Dinas LH, belum lama ini.

Arri yang dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup baru sekitar enam bulan lalu itu tak menjelaskan secara rinci alasan di balik keinginannya pindah. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya kurang nyaman dengan posisinya saat ini.

“Pindahkan saja saya jadi staf ahli,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris LSM MATAHARI, Ernawati, menduga ada beberapa faktor yang membuat Arri merasa tidak betah. Salah satu yang paling menonjol adalah rumitnya persoalan sampah di kota tersebut.

“Karena rumitnya mengurus sampah,” kata Ernawati. Ia menambahkan, belum lama menjabat, Arri langsung mengeluarkan aturan kontroversial yang melarang petugas kebersihan di lapangan memilah sampah plastik, seperti botol air mineral. Kebijakan ini memicu protes dari para petugas.

“Padahal, pemilahan yang dilakukan petugas itu sangat membantu petugas yang berada di tempat penampungan akhir (TPA),” jelas Ernawati.

Ernawati mengungkapkan, setelah aturan larangan memilah sampah plastik diterapkan, semangat para petugas kebersihan ikut menurun. Akibatnya, terjadi penumpukan sampah di sejumlah titik di Kota Pematangsiantar.

Selain itu, Ernawati menduga Arri mengalami “culture shock” karena sebelumnya bertugas di dinas yang mengelola pendapatan daerah.

“Tadinya dia di Dinas Pendapatan yang kerjanya urus uang, tiba-tiba jadi pejabat pengejar target PAD (Pendapatan Asli Daerah). Mungkin dia agak kaget,” tutur Ernawati.

Ernawati juga mengingatkan bahwa sesuai visi misi Wali Kota Pematangsiantar yakni Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras (CSKeras), seharusnya setiap kepala dinas mampu mengoptimalkan visi misi tersebut di masing-masing instansi.

Ketika dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi A Sitanggang, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan respons terkait permintaan mutasi Arri Sembiring.

Belum ada konfirmasi lebih lanjut apakah pihak pemkot akan menindaklanjuti keinginan Kadis LH tersebut atau akan mempertahankannya untuk menyelesaikan persoalan sampah yang kian kompleks. (Red./Rps)

Editor: Nurul Khairiyah

Anda mungkin juga berminat