Tokoh Seni Perdalangan H. Rahmat Apresiasi Bupati Bekasi yang Langsung Turun ke Lapangan

KABUPATEN BEKASI (detikgp.com) — Tokoh seni dan budaya Kabupaten Bekasi, H. Rahmat Cakra Somantri, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja yang langsung turun ke lapangan untuk meninjau sejumlah persoalan daerah setelah resmi dilantik sebagai bupati definitif.

Asep Surya Atmaja dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Jumat (23/10/2026) di Bale Gede, Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jawa Barat.

H. Rahmat Cakra Somantri, yang juga merupakan pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI), menyatakan dukungannya terhadap program Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mewujudkan visi Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera. Hal tersebut disampaikannya pada Rabu (28/10/2026).

Menurut Rahmat, langkah Bupati Bekasi yang segera turun ke lapangan setelah pelantikan menunjukkan perhatian terhadap sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari ketertiban umum hingga pembangunan infrastruktur.

“Saya melihat Bupati usai dilantik langsung bergerak turun ke lapangan untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang masih berjualan di badan jalan dan kawasan terlarang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kemacetan serta kesemrawutan lalu lintas,” ujar Rahmat.

Ia juga menyoroti langkah Bupati Bekasi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang meninjau proyek normalisasi Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Senin (26/10/2026).

Menurutnya, peninjauan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong penanganan persoalan sungai dan mengurangi risiko banjir di wilayah Kabupaten Bekasi.

Selain penertiban PKL dan peninjauan normalisasi sungai, Rahmat turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Job Fair Virtual 2026 yang dibuka oleh Bupati Bekasi melalui Dinas Ketenagakerjaan di kawasan Jababeka, Cikarang.

Kegiatan tersebut menghadirkan 1.313 lowongan pekerjaan dari 45 perusahaan, dengan kesempatan bagi pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan sekolah dasar (SD) hingga sarjana strata satu (S1).

Rahmat berharap program tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh akses pekerjaan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga Kabupaten Bekasi.

Ia juga menyoroti pentingnya penyelesaian pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, khususnya jalan, sungai, dan drainase, sebagai bagian dari upaya mengantisipasi banjir ketika musim hujan tiba.

“Langkah-langkah tersebut yang membuat kami senang dan bangga. Kami berharap pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Berharap Seni dan Budaya Mendapat Ruang

Di samping mendukung pembangunan infrastruktur dan program ketenagakerjaan, Rahmat berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi turut memberikan perhatian terhadap perkembangan seni dan budaya lokal.

Menurutnya, para pelaku seni perlu mendapatkan ruang untuk menampilkan karya, mengembangkan kreativitas, serta memperluas akses ekonomi kreatif.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi berbagai kegiatan, seperti pameran seni rupa dan pentas seni pedalangan, sehingga seniman lokal memiliki kesempatan lebih luas untuk berkarya dan memperkenalkan kebudayaan kepada masyarakat.

“Saya berharap Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja dapat memberikan ruang bagi para pelaku seni dan budaya, seperti melalui pameran seni rupa dan pentas seni pedalangan. Dengan begitu, kreativitas kolektif dapat berkembang dan akses ekonomi kreatif bagi seniman lokal semakin terbuka,” pungkas H. Rahmat Cakra Somantri. (Red.)

 

Editor: Nurul Khairiyah

Anda mungkin juga berminat